Disfungsi Dunia pendidikan INDONESIA

Unknown | 07.28 | 2 komentar


Pendidikan dalam perspetif kelembagaan baik ditinggkat SD, SMP,  SMA dan pegururan tinggi yang ada di Indonesia saat ini masih tergolong tertinggal bila dibandingkan dengan Negara-negara maju lainya di asia. Apa yang melatarbelakangi perkembangan pendidikan yang ada saat ini, alih-alih  pendidikan kita sudah berganti orentasi dari cita-cita awalnya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, benarkah demikian, silahkan kita amati lebih lanjut apa yang terjadi dalam KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) yang ada disemua tingkatan pendidikan kita.
“Untuk apa mengajar serius-serius kalau kenyataannya pada waktu siswa ujian akhir kelulusan sekolah mereka  diberikan kunci jawaban, ungkap seorang dosen pendidikan diperguruan tinggi swasta”.
Kenyataan-kenyataan itu adalah sebuah kondisi  yang perlu kita jawab bersama-sama sebagai warga Negara yang mencintai tanah airnya. Di negara yang telah maju peran dan fungsi pendidikan telah menjadi agenda nomor wahit disamping kesetabilan keamanan dan ekonomi, sehingga pendidikan yang di pondasi oleh ideology yang kuat sebuah Negara menjadikan pendidikan sebagai wadah atau tempat yang sangat setrategis dan mendasar untuk memberikan nilai-nilai kesadaran dan pengetahuan yang terus dinamis dan berkembang  pada warga negaranya diberbagai lapisan , sehingga masyarakat mampu dibentuk dengan konsep-konsep budaya awal peletakan tujuan dasar pendidikan.
Landasan-landasan hukum yang jelas dan bertujuan untuk memanusiakan manusia yang utuh dan berpengetahuan. Bukan hanya sekedar aturan tanpa aplikasi dalam dunia pendidikan, yang seharusnya menjadi perhatian utama pemerintah adalah konsep-konsep membangun ruh pendidikan yang layak dan memberikan output yang jelas sehingga kelak kita mampu berkejasama dengan dengan Negara-negara maju karena kesamaan  frekwensi pemahaman dan pengetauan yang dikuasai dan akhirnya akan mendorong bangsa ini mampu pentas dalam kancah dunia bukan sebaliknya anak-anak bangsa yang berpotensi didak diberdayaakan atau dipasilitasi oleh pemerintah, jangankan mereka mau mendapatka pasilitas dan pelayaanan yang tulus dari angenda pendidikan Indonesia tapi usaha-usaha mereka untuk masuk kedunia pendidikan tingkat lanjut saja sangat sulit dan terbentur berbagai alasan kelasik, biaya sekolah mahal, pendidikan tidak menjanjanjikan apa-apa, atau ijasah hanya menjadi alasan utama dalam berproses di dunia pendidikan, dan kultur nilalai-nilai dasar dunia pedidikan telah bergeser pada produk orientid kapitalisme global dan swastanisasi pendidikan.
Mari kita bertanya apa nilai dasar pendidikan di negri kita, dengan kesadaran apa kita maju membuat sebuah perubahan social diberbagai tingkat kesadaran, kalau nyatanya pendidikan di Indonesia sudah beralih fungsi menjadi tempat yang semata-mata untuk mencari mata pencaraian, atau dari pada tidak ada pekerjaan. Wacana profesionalisme pemerintah hari ini belum pula menyentuh kepada aspek mendasar bahwa dunia pendidikan adalah lapangan pengabdian yang berjalan lurus dengan adab disiplin pengetahuan yang dikuasai oleh para penyelenggara pendidikan yang sempat bergelar pahlawan tanpa tanda jasa ini. Mari kita bersaran dan mengingatkan kembali peran dan fungsi lembaga pendidikan yang hari ini memiliki tantangan besar moralitas yang hampir sepenuhnya dilibas oleh budaya asing yang mengedepanan teologi liberal yang tidak pula kita tahu kemana juntrungannya, budaya timur atau keindonesiaan dalam basic ruh pendidikan harus menjadi karakter bagi peradaban yang dicita-citakan untuk masa depan Indonesia. Semoga tulisan insfirasi otak kanan ini menjadi renungan dasar atas judul “Disfungi Dunia pendidikan INDONESIA”.  Metro 09/30/2012 (erwinsyah)

Category:

About GalleryBloggerTemplates.com:
GalleryBloggerTemplates.com is Free Blogger Templates Gallery. We provide Blogger templates for free. You can find about tutorials, blogger hacks, SEO optimization, tips and tricks here!

2 komentar

  1. Unknown says:

    Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

  2. Unknown says:

    mengapa DPI (Dunia Pendidikan Indonesia) masih begitu?....